Inilah yang Membuat Kamu Susah Berkonsentrasi

lifestyle
Oleh Tim HaiDokter - Senin, 30 Januari 2017

HealthyPeople, apakah kamu pernah mengalami susah berkonsentrasi saat melakukan pekerjaan? Ternyata hampir semua orang dengan berbagai usia pernah mengalaminya lho. Penyebabnya beragam, dan inilah penyebab terbesar kamu susah berkonsentrasi dan haiDokter kasih tips bagaimana cara mengatasinya.

  1. Sosial Media

Hidup di era digital membuat semua orang mudah mengakses informasi via internet maupun chatting online via sosial media. Bagaikan mata pisau, ternyata sosial media dinilai sebagai penyebab terbesar seseorang kehilangan konsentrasi terhadap pekerjaannya. Setiap perhatian yang kamu berikan pada sosial media, akan membuat pekerjaanmu terhenti bahkan mundur selangkah.

Yang harus kamu lakukan adalah menutup semua akses login sosial media saat mengerjakan suatu pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi. Buka sosial media saat kamu benar-benar bebas dari pekerjaan. Kalau kamu susah melakukannya, kamu bisa menjauhkan laptop atau gadget dari jangkauan bahkan kalau perlu mematikan internet selama beberapa waktu.

  1. Multitasking

Mungkin kamu merasa menjadi orang yang sangat hebat saat bisa mengerjakan tiga pekerjaan sekaligus. Tapi tau gak sih, ada penelitian menunjukkan kalau setiap kali kamu mengalihkan perhatian dari satu tugas ke tugas yang lain secara bersamaan, kamu akan menghabiskan waktu lebih banyak dibanding melakukan pekerjaan satu persatu.

Buatlah skala prioritas. Sebaiknya simpan kemampuan multitasking kamu untuk pekerjaan yang tidak membutuhkan konsentrasi tinggi. Seperti membereskan meja sambil menelpon.

  1. Bosan

Rasa bosan akan muncul saat kamu cukup lama mengerjakan satu tugas dalam waktu yang relatif lama. Otak akan mengirim perintah pada tubuh untuk berhenti melakukan kegiatan dan tentunya konsentrasi akan terpecah. Gadget dan internet akan sangat menarik saat kamu merasa bosan/

Sebaiknya bikin jadwal istirahat 5 menit untuk sekedar jalan-jalan ke meja teman sekantor atau mengambil minum di pantry. Aktivitas ini berguna untuk merefresh otak setelah beberapa waktu kamu ajak untuk berkonsentrasi tinggi.

  1. Terlalu Capek

Faktor capek bisa membuat kamu susah berkonsentrasi, bahkan gangguan. Sebuah studi menunjukkan kalau kekurangan tidur bisa mempengaruhi rentang perhatian dan memori jangka pendek.

Umumnya orang dewasa membutuhkan waktu sekitar 7 sampai 9 jam sehari untuk tidur. Kamu bisa membuat jadwal tidur, jadinya kamu tau kapan harus tidur dan bangun.

  1. Lapar

Otak gak akan bisa bekerja kalau gak ada bahan bakar. Jadi, melewatkan waktu makan, terutama sarapan, akan membuat kamu susah berkonsentrasi.

Selalu biasakan untuk sarapan, jangan pernah melewatkan hanya karena alasan takut gemuk. Konsumsilah makanan yang mengandung protein tinggi seperti keju atau kacang. Hindari karbo dan makanan yang terlalu manis karena akan membuat kamu cepat mengantuk. Dan pilihkan karbohidrat kompleks seperti gandum utuh.

  1. ADHD

Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) bukan hanya masalah buat anak-anak. Setengah dari anak-anak dengan ADHD terus mengalami gejala sampai dewasa. Tanda-tanda klasik adalah rentang perhatian yang pendek dan kesulitan fokus pada tugas-tugas.

Konsultasikan dengan dokter kalau kamu merasakan gejala susah berkonsentrasi yang terlalu sering. Ada banyak cara seperti mengubah kebiasaan, terapi, dan pengobatan medis.

Kembali ke Atas