4 Mitos dan Fakta Kanker Paru-paru

kamus penyakit
Oleh Rindi Velarosdela / dr. Darian Mandala Sofian - Jumat, 17 November 2017

Seberapa tahu sih kamu tentang kanker paru-paru? Faktanya, kanker paru-paru biasanya gak menunjukkan gejala di awal. Gejala-gejala yang perlu kamu waspada seperti :

  • Batuk serak disertai lendir dan darah

  • Infeksi pernafasan

  • Sesak nafas

  • Suara serah

  • Nyeri dada

  • Berat badan turun drastis

  • Gak nafsu makan

  • Sakit kepala kronis

  • Sulit menelan makanan

Selain itu, ada beberapa mitos tentang kanker paru-paru seperti :

Mitos 1 : Kamu pasti Terserang Kanker Paru-paru Walaupun sudah behenti merokok

Faktanya berhenti merokok udah memberikan efek positif pada utbuh kamu sejak 20 menit pertama. Sirkulasi oksigen dalam tubuh kamu membaik dan paru-paru kamu pun bisa bekerja lebih baik saat kamu memutuskan berhenti merokok. Jadi, berhenti merokok sesegera mungkin juga bisa menurunkan resiko terserang kanker paru-paru.

Mitos 2 : Suplemen Antioksidan Bisa Melindungi Tubuh Kamu

Faktanya penelitian terbaru menunjukkan kalau perokok yang mengonsumsi suplemen antioksidan mempunyai resiko lebih tinggi untuk terserang kanker paru-paru. Kamu harus konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk tahu apakah suplemen tersebut baik untuk dikonsumsi atau gak. Selain itu, kamu bisa memperoleh manfaat antioksidan dari makanan seperti buah-buahan dan sayuran.

Mitos 3 : Olahraga Gak menurunkan Resiko Terserang Kanker Paru-paru

Faktanya, olahraga teratur cenderung menurunkan resiko terserang kanker paru-paru. Berolahraga bisa membantu paru-paru bekerja lebih baik dan sirkulasi udara dalam tubuh kamu pun baik.

Mitos 4 : Merokok adalah Satu-satunya Penyebab Kanker Paru-paru

Faktanya, merokok memang faktor terbesar terserang kanker paru-paru tetapi bukan satu-satunya. Ada faktor lainnya yang bisa menyebabkan kanker paru-paru yaitu gas radioaktif yang gak berbau atau biasa disebut radon. Gas radon berada di dalam rumah kyang berasal dari tanah, dinding, lantai, dan perabotan rumah lainnya yang berasal dari perut bumi. Kadar gas radon setiap rumah pun berbeda tergantung pada seberapa banyak bahan bangunan yang berasal dari perut bumi di dalam rumah tersebut. Selain itu, polusi udara juga bisa menjadi faktor penyebab kanker paru-paru. Seseorang yang sering terpapar polusi udara beresiko lebih tinggi terserang kanker paru-paru dibandingkan mereka yang tinggal di lingkungan yang bersih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : www.webmd.com

Kembali ke Atas